Sahur sering kali terasa berat, terutama ketika harus bangun di waktu yang sunyi dan tubuh masih ingin beristirahat. Namun, di balik rasa kantuk itu tersimpan keberkahan yang besar. Rasulullah ﷺ bersabda, “Bersahurlah kalian, karena di dalam sahur itu terdapat keberkahan.” (Muttafaqun ‘alaih).
Sahur bukan sekadar persiapan fisik untuk menjalani puasa seharian. Lebih dari itu, sahur adalah bentuk ketaatan dan kesempatan untuk meraih barakah di waktu yang istimewa. Di saat banyak orang masih terlelap, ada peluang untuk berdoa, beristighfar, dan memulai hari dengan niat ibadah.
Walaupun terasa berat, jangan biasakan diri untuk meninggalkannya. Latih diri bangun lebih awal, meskipun hanya dengan makan dan minum sederhana. Niatkan sebagai ibadah, karena yang menjadikannya bernilai bukan banyaknya makanan, melainkan ketaatan kepada Allah SWT.
Semoga Allah SWT memudahkan kita untuk bangun sahur setiap hari, melimpahkan keberkahan di dalamnya, dan menguatkan kita dalam menjalani puasa hingga akhir Ramadhan.